1. Merangsang
pola Pikir
Pendidikan yang dibina sejak kecil atau pada
usia dini (1-6) tahun terbukti ampuh untuk merangsang pola pikir anak,
pola pendidikan interaktif pada sekolah PAUD ini akan banyak membantu anak
mencapai kemaksimalan kinerja otak pada saat dewasa nantinya, pola pikir yang
masih segar akan sangat baik diisi dengan materi-materi pembelajaran agar
nantinya anak akan lebih dapat memiliki pola pikir yang relevan dengan
kehidupannya.
2. Mengasah
Kapabilitas Kecerdasan Otak
Penelitian di negara-negara berkembang menunjukkan bahwa kecerdasan pada orang dewasa ditentukan oleh tingkat pendidikannya pada usia dibawah 6 tahun hal ini menunjukkan tingkat penyerapan pendidikan terpesatnya pada usia 2-4 tahun dan mencapai puncaknya pada usia 18 tahun. Kemampuan anak yang diasah sedini mungkin akan dapat meningkatkan kapabilitas (daya tampung) kecerdasan yang baik pada usia belajarnya (2-18 tahun) dan tentu saja pengaruh nutrisi yang diberikanpun sangat berpengaruh pada anak tersebut.
Penelitian di negara-negara berkembang menunjukkan bahwa kecerdasan pada orang dewasa ditentukan oleh tingkat pendidikannya pada usia dibawah 6 tahun hal ini menunjukkan tingkat penyerapan pendidikan terpesatnya pada usia 2-4 tahun dan mencapai puncaknya pada usia 18 tahun. Kemampuan anak yang diasah sedini mungkin akan dapat meningkatkan kapabilitas (daya tampung) kecerdasan yang baik pada usia belajarnya (2-18 tahun) dan tentu saja pengaruh nutrisi yang diberikanpun sangat berpengaruh pada anak tersebut.
3. Meningkatkan
taraf kecerdasan anak
Taraf kecerdasan anak memang berbeda, hal ini dipengaruhi oleh gen dari orang tua, namun alangkah baiknya setiap anak dibekali dengan pendidikan awal dimana masa-masa tersebut adalah masa perkembangan yang sangat mudah menyerap pendidikan, taraf kecerdasan anak sangat dipengaruhi oleh pondasi awalnya dimana jika pondasi awal anak kokoh dan baik maka akan banyak berpengaruh pada kecerdasan sewaktu dewasa nantinya.
Taraf kecerdasan anak memang berbeda, hal ini dipengaruhi oleh gen dari orang tua, namun alangkah baiknya setiap anak dibekali dengan pendidikan awal dimana masa-masa tersebut adalah masa perkembangan yang sangat mudah menyerap pendidikan, taraf kecerdasan anak sangat dipengaruhi oleh pondasi awalnya dimana jika pondasi awal anak kokoh dan baik maka akan banyak berpengaruh pada kecerdasan sewaktu dewasa nantinya.
4. Meningkatkan
kesiapan anak
Meningkatkan kesiapan anak untuk memasuki jenjang pendidikan formal selanjutnya Seperti halnya dengan manusia dewasa, setiap orang akan memiliki waktu untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya, sama halnya dengan anak usia dini, anak usia dini memerlukan waktu untuk penyesuaian dengan keadaan baru, kesiapan anak yang kurang dalam menerima materi akan berpengaruh
Meningkatkan kesiapan anak untuk memasuki jenjang pendidikan formal selanjutnya Seperti halnya dengan manusia dewasa, setiap orang akan memiliki waktu untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya, sama halnya dengan anak usia dini, anak usia dini memerlukan waktu untuk penyesuaian dengan keadaan baru, kesiapan anak yang kurang dalam menerima materi akan berpengaruh
Pada saat anak tersebut menginjak usia
pendidikan dasar (SD/SMP/SMA/Perguruan Tinggi), dengan pendidikan
anak usia dini maka anak akan dilatih untuk lebih mudah
berinteraksi dan menyesuaikan diri dengan pengajaran oleh orang lain (bukan
pada orang tua), perlunya melatih pembiasaan diri akan sangat membantu anak
menyerap materi yang diajarkan dari pengajaran madrasah pertama mereka (Orang
Tua)
5. Membangun
karakter Mandiri kualitas sosialisasi
Karakter anak akan terlihat pada usia-usia pertama berinteraksi dengan dunia luar (dunia selain orang tua), karakter ini tentu berbeda satu dengan yang lainnya (tidak ada yang sama persis) karenanya membangun karakter anak dengan interaksi dunia luar (Program Pendidikan Anak usia Dini) akan dapat
Karakter anak akan terlihat pada usia-usia pertama berinteraksi dengan dunia luar (dunia selain orang tua), karakter ini tentu berbeda satu dengan yang lainnya (tidak ada yang sama persis) karenanya membangun karakter anak dengan interaksi dunia luar (Program Pendidikan Anak usia Dini) akan dapat





0 komentar:
Posting Komentar