Rokok mengandung beragam efek, yakni :
1.
Kanker
Merokok
adalah penyebab utama dari munculnya berbagai jenis kanker yang dapat
menyebabkan kematian dini.
1.
Kanker
paru
Diketahui sekitar 90 persen kasus kanker paru diakibatkan oleh rokok. Hal ini karena asap rokok akan masuk secara inhalasi ke dalam paru-paru. Zat dari asap rokok ini akan merangsang sel di paru-paru menjadi tumbuh abnormal. Diperkirakan 1 dari 10 perokok sedang dan 1 dari 5 perokok berat akan meninggal akibat kanker paru.
Diketahui sekitar 90 persen kasus kanker paru diakibatkan oleh rokok. Hal ini karena asap rokok akan masuk secara inhalasi ke dalam paru-paru. Zat dari asap rokok ini akan merangsang sel di paru-paru menjadi tumbuh abnormal. Diperkirakan 1 dari 10 perokok sedang dan 1 dari 5 perokok berat akan meninggal akibat kanker paru.
2.
Kanker
kandung kemih
Kanker kandung kemih terjadi pada sekitar 40 persen perokok. Studi menemukan kadar tinggi dari senyawa 2-naphthylamine dalam rokok menjadi karsinogen yang mengarah pada kanker kandung kemih.
Kanker kandung kemih terjadi pada sekitar 40 persen perokok. Studi menemukan kadar tinggi dari senyawa 2-naphthylamine dalam rokok menjadi karsinogen yang mengarah pada kanker kandung kemih.
3.
Kanker
payudara
Perempuan yang merokok lebih berisiko mengembangkan kanker payudara. Hasil studi menunjukkan perempuan yang mulai merokok pada usia 20 tahun dan 5 tahun sebelum ia hamil pertama kali berisiko lebih besar terkena kanker payudara.
Perempuan yang merokok lebih berisiko mengembangkan kanker payudara. Hasil studi menunjukkan perempuan yang mulai merokok pada usia 20 tahun dan 5 tahun sebelum ia hamil pertama kali berisiko lebih besar terkena kanker payudara.
4.
Kanker
serviks
Sekitar 30 persen kematian akibat kanker serviks disebabkan oleh merokok. Hal ini karena perempuan yang merokok lebih rentan terkena infeksi oleh virus menular seksual.
Sekitar 30 persen kematian akibat kanker serviks disebabkan oleh merokok. Hal ini karena perempuan yang merokok lebih rentan terkena infeksi oleh virus menular seksual.
5.
Kanker
kerongkongan
Studi menemukan bahwa asap rokok merusak DNA dari sel-sel esofagus sehingga menyebabkan kanker kerongkongan. Sekitar 80 persen kasus kanker esofagus telah dikaitkan dengan merokok.
Studi menemukan bahwa asap rokok merusak DNA dari sel-sel esofagus sehingga menyebabkan kanker kerongkongan. Sekitar 80 persen kasus kanker esofagus telah dikaitkan dengan merokok.
6.
Kanker
pencernaan
Meskipun asap rokok masuk ke dalam paru-paru, tapi ada beberapa asap yang tertelan sehingga meningkatkan risiko kanker gastrointestinal (pencernaan).
Meskipun asap rokok masuk ke dalam paru-paru, tapi ada beberapa asap yang tertelan sehingga meningkatkan risiko kanker gastrointestinal (pencernaan).
7.
Kanker
ginjal
Ketika seseorang merokok, maka asap yang mengandung nikotin dan tembakau akan masuk ke dalam tubuh. Nikotin bersama dengan bahan kimia berbahaya lainnya seperti karbonmonoksida dan tar menyebabkan perubahan denyut jantung, pernapasan sirkulasi dan tekanan darah. Karsinogen yang disaring keluar dari tubuh melalui ginjal juga mengubah sel DNA dan merusak sel-sel ginjal. Perubahan ini mempengaruhi fungsi ginjal dan memicu kanker.
Ketika seseorang merokok, maka asap yang mengandung nikotin dan tembakau akan masuk ke dalam tubuh. Nikotin bersama dengan bahan kimia berbahaya lainnya seperti karbonmonoksida dan tar menyebabkan perubahan denyut jantung, pernapasan sirkulasi dan tekanan darah. Karsinogen yang disaring keluar dari tubuh melalui ginjal juga mengubah sel DNA dan merusak sel-sel ginjal. Perubahan ini mempengaruhi fungsi ginjal dan memicu kanker.
8.
Kanker
mulut
Tembakau adalah penyebab utama kanker mulut. Diketahui perokok 6 kali lebih besar mengalami kanker mulut dibandingkan dengan orang yang tidak merokok, dan orang yang merokok tembakau tanpa asap berisiko 50 kali lipat lebih besar.
Tembakau adalah penyebab utama kanker mulut. Diketahui perokok 6 kali lebih besar mengalami kanker mulut dibandingkan dengan orang yang tidak merokok, dan orang yang merokok tembakau tanpa asap berisiko 50 kali lipat lebih besar.
9.
Kanker
tenggorokan
Asap rokok yang terhirup sebelum masuk ke paru-paru akan melewati tenggorokan, karenanya kanker ini akan berkaitan dengan rokok.
Asap rokok yang terhirup sebelum masuk ke paru-paru akan melewati tenggorokan, karenanya kanker ini akan berkaitan dengan rokok.
2.
Serangan Jantung
Nikotin dalam asap rokok menyebabkan
jantung bekerja lebih cepat dan meningkatkan tekanan darah. Sedangkan karbon
monoksida mengambil oksigen dalam darah lebih banyak yang membuat jantung
memompa darah lebih banyak. Jika jantung bekerja terlalu keras ditambah tekanan
darah tinggi, maka bisa menyebabkan serangan jantung.
3.
Penyakit jantung koroner (PJK)
Sebagian besar penyakit jantung koroner
disebabkan oleh rokok dan akan memburuk jika memiliki penyakit lain seperti
diabetes melitus.
4.
Aterosklerosis
Nikotin dalam asap rokok bisa mempercepat
penyumbatan arteri yang bisa disebabkan oleh penumpukan lemak.
Hal ini akan menimbulkan terjadinya jaringan parut dan penebalan arteri yang
menyebabkan arterosklerosis.
5.
Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK)
Kondisi ini menyebabkan aliran darah
terhalangi sehingga membuat seseorang sulit bernapas, dan sekitar 80 persen
kasus PPOK disebabkan oleh rokok. Kondisi ini bisa menyebabkan terjadinya
emfisema (sesak napas akibat kerusakan pada kantung udara atau alveoli) dan
bronkitis kronis (batuk dengan banyak lendir yang terjadi terus menerus selama
3 bulan).
Asap
rokok memblok aliran udara dan menyebabkan kesulitan bernapas. Jika Anda
seorang perokok jangka panjang, semakin besar risiko Anda terkena PPOK. Tahap
akhir dari PPOK adalah kematian karena kesulitan bernapas.
6. Impotensi
Bagi laki-laki berusia 30-an dan 40-an tahun, maka merokok
bisa meningkatkan risiko disfungsi ereksi sekitar 50 persen. Hal ini karena
merokok bisa merusak pembuluh darah, nikotin mempersempit arteri sehingga mengurangi
aliran darah dan tekanan darah ke penis. Jika seseorang sudah mengalami
impotensi, maka bisa menjadi peringatan dini bahwa rokok sudah merusak daerah
lain di tubuh.
7.
Penyakit kardiovaskular
Asap
rokok dapat menyebabkan kematian dini yang dipicu oleh penyakit yang
mempengaruhi jantung, pembuluh darah jantung dan pembuluh darah lainnya.
Merokok meningkatkan kadar kolesterol, serta menyebabkan kolesterol dan lemak
lainnya harus disimpan dalam arteri. Ini bisa menghalangi arteri dan
menyebabkan pembekuan darah, serta meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.
8.
Kesehatan reproduksi
Merokok juga
berdampak buruk terhadap kesehatan reproduksi, menyebabkan infertilitas,
kelahiran prematur, keguguran, dan Sindrom kematian bayi mendadak. Pria yang
sering merokok bahkan memiliki risiko lebih besar menderita disfungsi ereksi.
9.
Penyakit Alzheimer
Merokok
dikenal dapat mempercepat penurunan mental. Asap rokok dapat menyebabkan
kerusakan arteri, pembekuan darah dan meningkatkan risiko terkena stroke, juga menyebabkan
penurunan kesehatan mental seseorang.
10.
Peningkatan infeksi
Risiko
infeksi yang mempengaruhi saluran pernapasan bagian atas dan paru-paru akan
meningkat jika Anda seorang perokok aktif ataupun pasif. Merokok mencegah
bakteri dan kotoran keluar dari paru-paru dan saluran pernapasan, sehingga
mengakibatkan penyakit serius seperti sinusitis, bronkitis dan pneumonia.


.jpg)


0 komentar:
Posting Komentar