Untaian katamu ternyata palsu
Janji indah telah kau ingkari untuk terus menjadi sahabatku....
Tahukah kau sobat.?.?
Bahwa segala luka yang menyobek hatimu
Dapat juga ku rasakan dan menusuk jiwa ku
Bahwa darah yang menetes dari luka itu
Seiring air mata yang menetes d pipi ku...
Sadarkah kau sobat.?.?
Bahwa kepedihan yang tampak di wajahmu
Adalah mimpi terburuk yang membebaniku
Bahwa sikap dinginmu untukku
Adalah pedang yang terus menghujam dadaku...
Dulu.,.secercah tawamu yang indah
Selalu menggelitik jiwaku untuk tersenyum
Tapi kini semua telah berubah
Dan bukan lagi kebahagiaan
Yang mampu kau berikan padaku.
Karena sahabat...
Kau khianati aku
dan kau cemari ikatan kita
Kau dengan mudah melepas jemariku
Padahal kau melihat aku
Rapuh tanpa kau di sampingku
Aku ingin kau jadi sahabat seumur hidupku...




0 komentar:
Posting Komentar